Press Release LKMMF 1 HIMAFAR Universitas Jambi

LKMMF 1 HIMAFAR Universitas Jambi(UNJA)

Sesuai dalam jenjang pengkaderan yang telah dituliskan dalam buku panduan kaderisasi dimana untuk tahap awal diperlukan adanya Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa Farmasi (LKMMF). Untuk tingkat komisariat disebut LKMMF 1 dimana ini akan menjadi langkah awal untuk ke jenjang pengkaderan selanjutnya.

ISMAFARSI selalu merangkul dan berkoordinasi aktif dengan seluruh anggota. Sebagai anggota peninjau, HIMAFAR Universitas Jambi yang telah dirangkul oleh ISMAFARSI memulai langkah awalnya dengan melaksanakan LKMMF 1. Dengan materi dan pemateri yang luar biasa dari beragam asalnya dan sesuai dengan buku panduan pengkaderan yang telah disebar oleh Staff Ahli Provesional Development ISMAFARSI dan Staff Ahli Kaderisasi Wilayah Sumatera 2.

Himpunan Mahasiswa Farmasi Universitas Jambi merupakan wadah yang menghimpun mahasiswa jurusan farmasi di Fakultas Sains dan Teknologi yang baru berdiri di tahun 2013 dengan jumlah mahasiswa farmasi yang perlahan lahan semakin meningkat jumlahnya setiap tahunnya. HIMAFAR saat ini di pimpin oleh Ingga Gamma Utara dan wakilnya Nur Rahmi Syam.

LKMMF 1 HIMAFAR Univ.Jambi dilaksanakan dalam 1 hari. Dalam kegiatan tersebut disajikan beberapa materi. Materi kepemimpinan,manajemen organisasi, team work, pegenalan ISMAFARSI dan IPSF, serta materi dan simulasi sidang. Kegiatan berjalan lanccar. Pemateri ada yang berasal dari Presiden Mahasiswa 2013-2014 Univ.Jambi, alumni, dan lain lain. Kegiatan ini juga diikuti dari HIMAFA STIKES HI Jambi dari awal kegiatan sampai akhir beserta BPH ISMAFARSI Wilayah Sumatera 2.

Disaat pemberian materi, mahasiswa sangat antusias, disetiap sesi, mahasiswa yang bertanya sangat lah banyak. Dan saat simulasi teknik persidangan, hamper semua mahasiswa berbicara,berdebat dan mengemukakan pemikiran masing masing. Untuk pertama kalinya HIMAFAR Univ. Jambi telah gagal meningkatkan angka apatisme.

kajian kuisioner UKAI dari DISTRIK RIAU kampus STIFAR Riau

Kajian Kuisioner UKAI Dari DISTRIK RIAU Kampus STIFAR Riau

Penanggung Jawab: Safitri Yonanda

 

UKAI telah direncanakan untuk dilaksanakan pada tahun 2015,namun apakah UKAI ini benar-benar tepat dilaksanakan di tahuntersebut? Bagaimana UKAI ini seharusnya dilaksanakan? ISMAFARSI (ikatansenatmahasiswafarmasiseluruh Indonesia) mencoba untuk menghimpun aspirasi mahasiswa farmasi terhadap pelaksanaan UKAI.berikut ini adalah Kajian UKAI (Uji Kompetensi Apoteker Indonesia) di STIFAR Riau :

  1. Untuk peranan Mahasiswa STIFAR Riau pada UKAI, mahasiswa belum bisa mengambil peran banyak tentang UKAI itu sendiri,karena UKAI belum resmi di sahkan
  2. Untuk Kurikulum juga belum mengarah pada persiapan UKAI
  3. Untuk pihak IAI sendiri, belum fokus tentang UKAI, karena belum ada program pendidikan profesi apoteker di STIFAR Riau
  4. Terkait tentang soal try out,soal try out itu sendiri belum pasti siapa yang akan membuat
  5. Untuk apoteker yang tidak lulus UKAI,harus OSCE (objektif structural clinical examination) ke Jakarta

 

 

Pengabdian Masyarakat Di Universitas Andalas Padang

foto pada saat acara kesehatan dunia pada tanggal 7 april 2015 yang di lakasanakan oleh universitas Andalas,padang,terlihat di foto ini seperti pemerikasaan tekanan darah…

teruslah lakukan aksi positif seperti ini..

“salam satu hati,Jaya Ismafarsi..

http://bemfarmasiunand.org/peringatan-hari-kesehatan-dunia-7-april-2015/

Press Release dari Nurlaila LK II Palembang

PEMIMPIN TELADAN BEDULUR DI BUMI SRIWIJAYA

LKMMF II ISMAFARSI SUMATERA 2

                                                                             By: Nurlaila Qodriah

    Indralaya, 26-29 Maret 2015 telah dilaksanakan kegiatan Latihan Kepemimpinan dan Manajerial Mahasiswa Farmasi II dan Rapat Koordinasi Wilayah Sumatera dua dimana pada acara ini Himpunan Keluarga Mahasiswa Farmasi Universitas Sriwijaya dipercaya untuk menjadi tuan rumah dan kegiatan ini bertemakan ‘Pemimpin Teladan Berdulur di Bumi Sriwijaya’ yang bermakna dilahirkan pemimpin penerus yang teladan dan bersaudara di bumi sriwijaya palembang. Kegiatan ini diikuti oleh 8 komisariat yaitu Universitas Sriwijaya (UNSRI), Stifi BP Palembang, Universitas Kader Bangsa (UKB), Stikes HI Jambi, Stifar Riau, Stifarm Padang, Stifar YP Padang dan Universitas Andalas (UNAND) Padang dengan jumlah peserta 51 orang. 14 delegasi dari UNSRI, 3 delegasi dari UKB, 13 delegasi dari Stifi BP Palembang, 9 delegasi dari Stikes HI Jambi, 4 delegasi dari Stifar Riau, 4 delegasi dari stifarm Padang dan 4 delegasi dari Stifar YP Padang, akan tetapi tidak ada delegasi dari Universitas Andalas. Acara dimulai dengan pembukaan dan welcome party (setiap komisariat menampilkan kesenian khas daerah masing-masing) pada tanggal 26 Maret 2015 jam 20.00 wib di Aula Student Center dan setelah itu dilanjutkan screening SA sampai jam 24.00 WIB, setelah itu delegasi beristirahat.

Keesokan harinya tanggal 27 Maret 2015, jam 05.30 wib diawali dengan senam pagi, setelah sarapan pagi jam 08.00 WIB peserta menerima penyampaian materi workshop PCC oleh Ibu Renni Puspa N (dosen farmasi UNSRI) kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi Strategi Kepemimpinan Oleh AR Haderani yang merupakan gubernur Fakultas MIPA periode 2014-2015, setelah sholat jum’at dan Ishoma dilanjutkan materi Psikologi Massa dan Managemen Aksi oleh Febri Walanda yang merupakan Presiden Universitas Sriwijaya, dan setelah materi dilanjutkan dengan Simulasi Aksi tentang penggunaan BPJS yang telah berjalan dan KIS yang dicanangkan oleh presiden Indonesia Joko Widodo, materi ini berlangsung di ruang rapat senat dekanat Fakultas Mipa dan simulasi bertempat di lapangan Fakultas FMIPA.

Kegiatan dilanjutkan pada malam hari setelah makan malam, akan tetapi acara yang terlaksana tidak sesuai dengan jadwal yang telah dirancang dikarenakan ada kesalah teknis. Jadi acara dilanjutkan dengan screening SA bagi peserta yang belum melaksanakannya dan setelah itu peserta beristirahat. Sabtu 28 Maret 2015 acara diawali dengan outbond, dimulai jam 08.00 wib setelah sarapan pagi dan peregangan. Peserta melakukan outbond dengan melewati 5 posko yang sebelumnya peserta dibagi menjadi 5 kelompok, pada posko pertama ada permainan flying fox dimana masing-masing peserta melakukan tantangan ini, pada posko kedua peserta ditantang dengan permainan memasukkan air yang telah penuh di baskom kedalam ember yang diletakkan di atas kursi dengan menggunakan kaki, posko ketiga peserta ditantang dengan permainan spyder web (jaring laba-laba), posko keempat permainannya yaitu pipa bocor, dan posko ke lima permainannya yaitu membuat air penuh sampai bola keluar di dalam pipa dengan gayung bocor. Masing-masing posko peserta diberi tantangan dan diberi minuman yang harus ditebak untuk mendapatkan clue yang harus mereka di pecahkan, minuman yang diberikan pada posko pertama yaitu teh tawar, posko kedua yaitu tamarin, posko ketiga yaitu tolak angin, posko keempat yaitu oralit, dan posko kelima yaitu kukubima. Pada kegiatan outbond ini peserta diajarkan bagaimana team work dan strategi yang baik, serta semangat dan kekompakan dari para peserta dengan penampilan yel-yel dari masing-masing kelompok.

Setelah outbond, peserta menjawab teka-teki dari clue yang didapat disetiap posko dan teka-teki tersebut terjawab oleh kelompok Disa dan kawan-kawan yaitu bendera ismafarsi. Setelah itu peserta ishoma dan dilanjutkan dengan materi isu-isu kefarmasian dan IPE oleh pak Shaum Shiyan (dosen farmasi UNSRI), kemudian dilanjutkan dengan materi workshop kesekretariatan oleh Sekretaris Ismafarsi Gicha dan Suci dari sekretaris wilayah sumatera dua, selanjutnya ishoma. Kegiatan malam hari dilanjutkan dengan materi advokasi oleh Lumantar dan dilanjutkan dengan materi selayang pandang ismafarsi oleh sekretaris jendral Ismafarsi Ridho Muhammad Sakti, kemudian dilanjutkan dengan post test untuk mengetahui seberapa paham peserta terhadap materi yang telah disampaikan pada kegiatan LKMMF II ini. Pada saat yang bersamaan diadakan juga acara rapat koordinasi wilayah oleh koordinator ismafarsi wilayah sumatera dua, SA wilayah, komisariat wilayah sumatera dua, dan senior-senior ismafarsi wilayah sumatera dua. Keesokan harinya acara berakhir dengan closing party dan kepulangan delegasi. Dari kegiatan LKMMF II ini kelompok terbaik pada saat outbond adalah kelompok endang dan kawan-kawan, peserta terbaik cewek yaitu Asfaraeni Rahmah dari UNSRI dan peserta terbaik cowok yaitu Syarif Rizkullah dari STIFI YP Padang , dan ketua angkatan dari angkatan yang bernama neuron yaitu Syarif Rizkullah dari komisariat STIFI YP Padang.

 

CFE Keilmiahan: Hidup Sehat dan Kanker

Kanker selalu menjadi momok menakutkan bagi masyarakat dunia, apalagi penderitanya. Seakan jika dokter mendiagnosa seseorang terkena kanker, semisal kanker payudara, spontan timbul rasa kaget dan putus asa. Alasannya karena usia mereka sudah tidak lama lagi di dunia. Hal ini tidak mengherankan karena melihat data jumlah penderita kanker di Indonesia yang kian meningkat. Data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tahun 2012 menyebutkan, prevalensi kanker mencapai 4,3 banding 1.000 orang. Padahal data sebelumnya menyebutkan prevalensinya 1 banding 1.000 orang. Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Serikat Pengendalian Kanker Internasional (UICC) memprediksi, akan terjadi peningkatan lonjakan penderita kanker sebesar 300 persen di seluruh dunia pada tahun 2030. Jumlah tersebut 70 persennya berada di negara berkembang seperti Indonesia.

Lalu, apakah kita sebagai masyarakat intelektual bakal diam di rumah sementara di luar sana semakin banyak kasus kanker bertambah tiap menit? Salah satu cara mencegah sedari dini penyakit ganas ini adalah mengenalkan kepada siapa saja yang belum mengetahui apa itu kanker dan cara pencegahannya.

Kata kanker itu sendiri berasal dari bahasa latin Cancri yang berarti kepiting. Hal ini dikarenakan bentuk pembuluh darah yang besar yang mengelilingi tumor dianggap berbentuk seperti capit serta kaki-kaki kepiting bagi orang-orang jaman dahulu. Kanker terjadi saat sel-sel dalam tubuh membelah diri diluar kendali. Sel-sel abnormal ini kemudian menyerang jaringan terdekat, atau berpindah kedaerah yang jauh dengan cara masuk kedalam pembuluh darah atau sistem limpatik.

Agar tubuh manusia berfungsi secara normal, setiap organ tubuh harus memiliki sejumlah sel tertentu. Sel-sel ini dalam sebagian besar organ, memiliki usia yang pendek, dan untuk menjaga fungsi tubuh, sel-sel ini harus digantikan melalui proses pembelahan sel.

Pembelahan sel dikendalikan oleh gen yang terletak pada inti sel. Mereka berfungsi seperti buku instruksi yang memerintahkan sel, protein apa yang harus dibuat, bagaimana cara sel membelah dan berapa lama usia mereka. Kode genetik ini bisa rusak akibat beberapa faktor yang kemudian menimbulkan cacat dalam buku instruksi tersebut. Cacat ini dapat secara dramatis mengubah fungsi sel. Bukannya berhenti, namun bisa saja sel terus menerus membelah diri, bukannya mati, sel tersebut bisa saja terus bertahan hidup.

Kanker terjadi saat gen-gen yang bertugas untuk mengatur pertumbuhan dan perbaikan sel berubah. Perubahan ini merupakan hasil dari interaksi antara faktor gen induk dengan agen eksternal yang dapat dikategorikan sebagai karsinogenik fisik seperti sinar UV dan karsinogenik kimiawi seperti asap tembakau.

Penggunaan tembakau adalah satu hal terbesar penyebab kanker di dunia, yang dapat dicegah. Penggunaan tembakau menyebabkankan kanker paru-paru, tenggorokan, mulut, pankreas, ginjal, perut, kandung kemih dan tipe kanker lainnya; Perokok pasif dapat terkena kanker paru-paru juga.

Penggunaan tembakau dinilai sebagai faktor resiko utama untuk kanker dan menyebabkan banyak variasi kanker seperti paru-paru, larinks, esofagus/ kerongkongan, perut, kandung kemih, rongga mulut dan lain-lain. Semua jenis tembakau dapat menimbulkan kanker. Dengan menolak tembakau, atau memutuskan untuk berhenti, adalah keputusan kesehatan terpenting yang dapat kita semua perbuat. Hal tersebut merupakan langkah penting dalam mencegah terjadinya kanker. Hindari tembakau dalam bentuk apapun dapat secara signifikan mengurangi resiko terkena beberapa jenis kanker.

Lain halnya dengan tembakau yang sebisa mungkin kita hindari, makanan sehat menjadi salah satu cara jitu untuk pencegahan dini gejala kanker. Hubungan antara makanan dan kanker memang sulit untuk dijabarkan. Hal ini dikarenakan diet masing-masing orang berbeda. Beberapa jenis dapat memicu pertumbuhan sel kanker, dan lebih sering terjadi ketika kita mengkonsumsi kombinasi makanan-makanan tersebut.

Beberapa ahli butuh mengetahui lebih dalam melalui serangkaian penelitian untuk mengetahui spesifikasi makanan dan nutrisi yang memicu kanker dan mana yang tidak. Dari penelitian-penelitian nanti akan bisa didapatkan jawaban yang lebih pasti dan spesifik. Untuk saat ini kita sudah bisa mengetahui jenis makanan secara yang merupakan pilihan tepat untuk tindakan prreventif dari kanker di antaranya makanan berserat tinggi seperti buah-buahan dan sayuran dan daging yang diolah dengan tidak dibakar atau dipanggang.

Bahwa tidak ada yang namanya “makanan super” yang dapat mencegah kanker secara pasti. Segala diet yang kita lakukan hendaknya merupakan kombinasi dari makanan sehat dan gizi yang seimbang. Tidak ada makanan tertentu yang terbukti secara ilmiah dapat mencegah kanker, apalagi menyembuhkan. Maka dari itu penting bagi kita semua untuk memerhatikan gaya hidup sehat dan pola makan yang teratur dan seimbang. Kesadaran seperti ini sangat perlu diperhatikan dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari agar kita dan generasi penerus kelak bisa terhindar dari bahaya kanker.

Keterangan: essay ini dibuat oleh penulis dalam keikutsertaan pada CFE (Call For Essay) Keilmiahan ISMAFARSI Sumatera II

Nama               : Muhammad Randa

Institusi           : Farmasi Universitas Sriwijaya

Email/Fb          : bayernmuenchen10@yahoo.co.id/ Randa Muhammad